Selasa, 26 April 2016

Wiro Sableng #110 : Rahasia Patung Menangis

Wiro Sableng #110 : Rahasia Patung Menangis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM

SINOPSIS :HANTU JATILANDAK INGAT PADA CAIRAN HANGAT YANG TERSENTUH JARI-JARI TANGANNYA. KETIKA DIA MEMPERHATIKAN WAJAH PATUNG ITU KAGET HANTU JATILANDAK BUKAN KEPALANG. TERNYATA CAIRAN HANGAT ITU KELUAR DARI DUA MATA PATUNG. SEOLAH TETESANTETESAN AIR MATA. "PATUNG MENANGIS...." DESIS HANTU JATILANDAK. BARU SAJA HANTU JATILANDAK SELESAI MEMBATIN TIBATIBA DALAM GELAPNYA MALAM TERDENGAR DUA SUARA TAWA BERGELAK. "MANUSIA BURUK RUPA! TIDAK BISA BERCINTA DENGAN MANUSIA, MELAMPIASKAN NAFSU BERPELUK-PELUKAN DENGAN PATUNG BATU! HA... HA... HA!"

DI DALAM kamar yang diterangi dua obor itu, di atas tempat tidur kayu tergeletak menelentang seorang perempuan. Wajahnya yang cantik tertutup oleh keringat serta kerenyit menahan sakit. Dari mulutnya terus menerus keluar suara erangan, ditingkah desau nafas yang membersit dari hidung. Perempuan ini memiliki perut besar luar biasa, tertutup sehelai kain rajutan terbuat dari rumput kering. Ketika pandangannya membentur sosok nenek dukun beranak yang hendak menolong melahirkannya, dua mata perempuan itu membeliak besar. Dari mulutnya keluar gerengan seperti suara gerengan babi hutan.


... baca selengkapnya di Wiro Sableng #110 : Rahasia Patung Menangis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 24 April 2016

Tetap Semangat Demi Kain Kafan

Tetap Semangat Demi Kain Kafan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Suatu ketika di daerah seberang sana, andi menemui seorang tua dalam perjalanan. Seorang tua tersebut membawa sapu lidi yang masih hijau dan siap pakai.
Tak melihatnya sangat terharu, kisaran umur 80 lebih beliau masih tetap bersemangat dalam beraktivitas. Lalu, andi bertanya pada seorang tua tersebut “pak, mengapa di bawah terik mentari yang menyangat ini anda masih berkeliling?” kalau tidak seperti ini, lalu dari mana saya penuhi kebutuhan saya dan anak saya. Jawab seorang tua tersebut.
Lantas sapu lidi ini untuk dijual? Apakah bapak tidak punya profesi lain?
“nak, ini adalah profesi bapak. Bapak hanya takut dipukul ketika diakhirat nanti jika bapak banyak dosa”
Apakah profesi bapak sejak dulu seperti ini?
Tidak nak, lebih sejahtera sekarang.
Memang apa pekerjaan bapak dulu?
Dulu bapak bekerja bertaruh nyawa, demi memerdekakan Negara Indonesia nak.
Dan sekarang bapak tinggal menunggu waktu Tuhan mengambil nyawa bapak.
Tujuan bapak jualan seperti ini adalah membeli kain kafan nak, tetapi sampai saat ini belu
... baca selengkapnya di Tetap Semangat Demi Kain Kafan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 02 April 2016

Lidah Doni

Lidah Doni Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Lidah itu lunak. Tak bertulang. Susah diatur. Semaunya saja. Beda dengan mata. Bisa dipejam. Kalau tak mau melihat. Beda dengan hidung. Bisa ditutup. Jika tak mau menghirup. Tapi lidah lain. Susah dikendalikan. Susah sekali. Juga bagi Doni. Padahal Doni masih muda. Usianya belum senja. Belum pula kepala dua.
Doni hanya anak remaja. Punya banyak mimpi. Punya banyak cita-cita. Tapi inilah kendalanya. Lidahnya tak bisa diatur. Mau tampil terus. Seperti tak diurus.

Suatu kali Marwan masuk ke kelas. Sepatunya baru. Semua mata menuju. Mata Doni juga. Semua memuji.
“Sepatu yang bagus” kata seorang teman.
“Pasti beli di luar negeri” kata teman yang lain.
“Ah, biasa paling minjem. Punyaku lebih keren asli buatan Italy” suara itu tiba-tiba memecah kebisingan. Doni terkejut. Lidahnya berulah lagi. Padahal sepatu Doni sudah butut. Tak layak lagi disebut sepatu. Butut dan layak disejajarkan dengan batu.
Semua mata memandang Doni. Tapi semua seperti maklum. Pasti Doni asal ngomong. Pasti lidah Doni berulah lagi. Tak ada yang memandang ke bawah. Mencari tahu soal sepatu Italy. Sepatu yang jadi sesumbar Doni.

Kali lain, Deasy tampil mengenakan baju baru. Di sekolah Doni tiap hari Sabtu semua memakai baju beba
... baca selengkapnya di Lidah Doni Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 01 April 2016

Miss Eum nya Tak Mau Neneng Foto

Miss Eum nya Tak Mau Neneng Foto Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Jangan takut… karena rasa takut itu hanya bayangannya saja yang besar, seperti David menang melawan raksasa besar bernama Goliath itu tak akan terjadi tanpa keberanian yang besar!”

Jumat 14 oktober 2011 pukul 04 sore
Satu Tahun Tujuh belas Hari Sepuluh jam lewat Tiga puluh menit sudah aku bekerja di PT keenlee Indonesia dengan jabatan sebagai disign komputer “MARKER”, hmmm waktu begitu cepat… ini detik-detik terakhirku…

Dulu aku selalu berpendapat “waktu terus berjalan” dan ternyata pendapatku salah, waktu tak pernah berjalan, tetapi waktu terus berlari “time is running! time is running!” begitu cepat berlari.
Kalaupun sebagian orang Indonesia mempunyai istilah “slow but sure” lambat asal selamat, istilah itu sama sekali tidak mendasar bagiku.
Coba, berapa orang yang “Mati” dalam sebuah kecelakaan akibat “LAMBAT” ditangani oleh Dokter, atau seorang lelaki yang “patah hati dan menyesal” akibat “LAMBAT” melamar kekasihnya yang keburu dilamar oleh orang lain, dan aku tak kan pernah lupa, pertama kali aku menangis di tempat kerja gara-gara apa? “LAMBAT” masu
... baca selengkapnya di Miss Eum nya Tak Mau Neneng Foto Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 30 Maret 2016

Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah Patah

Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah Patah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“ma… kaca mata aku dimana?” Icha menggeledah tasnya yang ada di ruang tamu.
“ini sayang.. tadi mama lihat kacamata kamu kotor, jadi mama bersihin” jawab mamanya dengan sangat lembut.
“oh, makasih ya ma.. ya udah aku kuliah dulu ya ma.. Assalamuallaikum”
“Wa’allaikumussalam, hati-hati sayang”

Dengan motor vespa pemberian kakenya Icha bergegas ke kampus, jalan yang biasanya padat merayap kini tampak lancar karena hari masih cukup pagi. Icha memang sengaja berangkat lebih awal karena ia janjian sama Yoga, Icha meminta Yoga untuk menjelaskan materi yang kurang ia kuasai. Yoga adalah teman Icha sejak SMA, kini mereka kuliah di universitas yang sama namun beda jurusan.
“kemana aja sih cha.. lihat.. ini udah jam berapa..!” tanya Yoga tampak kesal.
“ya maaf Ga.. sepuluh menit aja kok..”
“ya udah, cepet.. setengah jam lagi aku harus ketemu sama dosen..”
“ya udah… sabar kek.. ni.. yang ini.. aku enggak ngerti” menunjuk kepada suatu halaman.
“…..” Yoga menjelaskan satu per satu hal yang ada di halaman itu.
Icha tak sepenuhnya fokus pada penjelasan Yoga, sesekali ia melihat ke arah Yoga, entah apa yang ia pikirkan.
“udah ngerti?” tanya Yoga.
“…” Icha tak menjawab dan hanya diam memperhatikan Yoga.
“cha!” tegur Yoga sedikit menekan.
“ah? Apa?”<
... baca selengkapnya di Tak Ada Yang Berubah Meski Sayap Telah Patah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Program Buku Sekolah Elektrik: Orangtua Siswa Masih Akan Membayar Mahal

Program Buku Sekolah Elektrik: Orangtua Siswa Masih Akan Membayar Mahal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pemanfaatan buku sekolah elektronik (BSE) pada Tahun Ajaran 2009/2010 masih terkendala banyak soal. Sejumlah hal mendesak yang perlu segera diatasi adalah koordinasi antarinstansi dan perlunya penerapan aturan yang lebih tegas untuk mendorong pejabat berwenang di sekolah menggunakan BSE.

Menjelang TA 2009/2010 masalah pungutan sekolah akibat mahalnya buku pelajaran tampaknya masih menjadi momok bagi orangtua siswa. Betapa tidak karena sejauh ini jaringan kolusi penerbit-Dinas Pendidikan-pemerintah daerah-pejabat sekolah tampaknya masih kuat bercokol. Singkat kata praktik business as usual masih berjalan sehingga buku ajar milik penerbit masih akan mendominasi.

Sinyalemen ini terutama dari fakta bahwa banyak penerbit yang masih mempunyai—bahkan bisa jadi menambah—stok buku ajar terbitannya sendiri. Menurut perkiraan Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), Setia Dharma Madjid, bila 250 penerbit (dari 900-an) anggota Ikapi masing masing memiliki stok dua juta. eksemplar buku, maka saat ini ada sekitar 500 juta buku pelajaran yang tidak terjual.

Menurut Setia Dharma penerbit buku pelajaran juga kesulitan menjual buku ke sekolah karena ada aturan yang melarang guru dan sekolah terlibat dalam proses distribusi buku (Kompas, 24/11/2008). Namun sejumlah pihak di Solo dan Jakarta mengindikasikan bahwa
... baca selengkapnya di Program Buku Sekolah Elektrik: Orangtua Siswa Masih Akan Membayar Mahal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 29 Maret 2016

Rahasianya adalah ?PILIHAN? Anda !

Rahasianya adalah ?PILIHAN? Anda ! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Rudy Lim

Dalam hidup kita, seringkali ada perbedaan yang mencolok di antara satu dengan yang lain. Ada orang yang sangat sukses, ada yang rata-rata, dan ada juga yang gagal. Lantas apa yang membedakannya ? Beberapa hari yang lalu, saya menanyakan satu pertanyaan kepada teman-teman di Facebook: “Apa yang membedakan orang yang mempunyai penghasilan 1 juta perbulan dengan orang yang mempunyai penghasilan 100 juta perbulan? Apakah orang yang penghasilan 100 Juta perbulan mempunyai kepintaran 100 kali lipat dibandingkan dengan yang mempunyai penghasilan 1 juta perbulan ?? Langsung saya mendapatkan banyak tanggapan dan komentar dari teman-teman.

Dalam artikel ini, saya ingin sharing apa yang disampaikan oleh teman-teman di facebook, begitu juga tanggapan dari beberapa peserta dalam seminar saya. Jawaban yang paling sering dilontarkan adalah bahwa: 1) Orang yang penghasilan 100 juta lebih kerja keras dan rajin dari pada yang 1 juta. 2) Lebih berani ambil resiko dan selalu take action. 3) Orang yang punya penghasilan 1 juta tidak berani untuk bermimpi, tidak melakukan secara maksimal, belum apa-apa selalu negative duluan… menganggap 100 juta itu impossible dan hanya mengganggap orang-orang yang berilmu tinggi yang sanggup mendapatkan penghasilan 100 juta. alias minder. 4) Orang yan
... baca selengkapnya di Rahasianya adalah ?PILIHAN? Anda ! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu